Starray EM-i resmi meluncur di China akhir November lalu dan langsung jadi bahan pembicaraan. Bukan tanpa alasan: dalam satu kali isi baterai penuh, mobil ini bisa melaju hingga 200 km tanpa setetes bensin pun. Artinya, buat Anda yang sehari-hari Jakarta-Bekasi, Jakarta-Bandung, atau Surabaya-Malang, bisa bolak-balik tanpa perlu mikirin SPBU. Kalau baterai habis? Tenang, mesin bensin 1.500 cc turbo hybrid langsung ambil alih dan total jarak tempuh bisa tembus 1.300–1.400 km. Praktisnya kebangetan.
Desainnya? Geely bilang ini “Light of Movement”, bahasa halusnya: bikin orang melirik dua kali. Garis bodi tegas, lampu LED matrix yang menyipit, grille tertutup khas mobil listrik, plus velg two-tone 19 inci yang bikin aura premium. Dimensinya juga pas di kelas medium SUV: panjang 4,7 meter, lebar 1,9 meter, wheelbase 2.800 mm. Muat 5 orang dewasa plus bagasi besar untuk liburan akhir tahun.
Masuk ke kabin, nuansa futuristik langsung terasa. Layar sentuh 15,4 inci berdiri tegak, head-unit pakai chip Qualcomm Snapdragon 8155, sudah support Apple CarPlay dan Android Auto nirkabel. Ada juga head-up display 25,6 inci, ambient light 128 warna, jok kulit Nappa dengan pemanas + pendingin, panoramic sunroof, sampai sound system 12 speaker yang bikin perjalanan terasa seperti konser pribadi.
Yang paling bikin orang melongo adalah harganya. Di China, varian tertinggi Starray EM-i dibanderol setara Rp 380–420 juta. Kalau masuk Indonesia dengan skema impor CBU atau CKD, prediksi harga on-the-road Jakarta berkisar Rp 500–580 juta saja untuk tipe Long Range 200 km EV. Bandingkan dengan BYD Seal U DM-i atau Chery Tiggo 8 Pro PHEV yang harganya sudah mendekati Rp 700 jutaan – jelas Starray EM-i lebih menggoda.
Fitur keselamatan juga tak main-main: ADAS Level 2+ lengkap (adaptive cruise control, lane keep assist, automatic emergency braking, 360 camera, blind spot monitoring), 7 airbag 7 titik, sampai struktur bodi 78% baja berkekuatan tinggi. Geely bahkan mengklaim Starray EM-i sudah lolos uji tabrak C-NCAP 5 bintang dengan nilai tertinggi di kelasnya.
Geely Indonesia sendiri sudah memberikan sinyal kuat bahwa Starray EM-i akan masuk line-up 2026, kemungkinan besar debut di GIIAS Agustus mendatang. Kalau melihat antusiasme konsumen terhadap mobil hybrid yang irit tapi tetap bertenaga, besar kemungkinan inden bakal panjang.
Jadi, buat Anda yang lagi bimbang antara beli mobil listrik murni atau hybrid, Geely Starray EM-i ini seperti jawaban sempurna: jarak EV jauh, konsumsi bensin super irit, desain mewah, fitur melimpah, dan harga yang masih masuk akal.
Siap-siap catat nama ini: Starray EM-i. Tahun depan, BYD dan Chery mungkin harus rela turun satu strip di daftar mobil paling dicari.
.webp)